Dewasa ini persoalan kota semakin menumpuk dan kian kompleks. Salah satu persoalan itu tergambar dalam kajian yang menyatakan kerugian warga kota Bandung akibat buruknya sistem transportasi mencapai Rp 2,46 triliun setiap tahun. Mestinya kajian itu ditindaklajuti dengan solusi konkrit agar masalahnya tidak semakin membesar. Betapa pentingnya mewujudkan kota yang cerdas dan efisien searah dengan inisiatif global yang bertajuk “Let’s build a smarter planet”. Pada prinsipnya inisiatif itu melibatkan solusi teknologi informasi yang cerdas untuk planet bumi. Istilah cerdas diatas mengandung pengertian penggunaan virtualisasi dan konsolidasi untuk menekan biaya, menaikan penggunaan aset dan kecepatan untuk memenuhi suatu layanan. Inisiatif smarter planet sangat relevan sebagai solusi perkotaan yang mengarah kepada efisiensi dan mendorong lahirnya inovasi baru. Pada prinsipnya setiap individu, organisasi, perusahaan, kota, negara, dan sumber daya alam sedang menuju ke suatu sistem yang saling terkait (interconnected). Sistem itu dilengkapi berbagai instrumen yang cerdas ( intelligent).
Untuk itulah dibutuhkan infrastruktur teknologi informasi yang dinamis yang mampu memberikan visi, kontrol dan otomatisasi terhadap seluruh lini aset. Serta mampu melakukan transformasi dan optimalisasi aset untuk memberikan layanan yang lebih bernilai dengan biaya yang lebih rendah. Infrastruktur TI yang dinamis diwarnai dengan pemanfaatan sumber yang lebih fleksibel seperti “cloud computing” yang dapat memberikan TI sebagai layanan. Infrastruktur dinamis ditandai dengan menggunakan keunggulan solusi virtualisasi dan konsolidasi yang dapat menurunkan biaya, menaikkan penggunaan aset TI dan kecepatan melakukan perubahan aset TI untuk meningkatkan layanan. Tahapan pengadaan infrastruktur adalah dimulai dengan konsolidasi server, penggabungan jaringan lapis pertama (Layer 2 Switches), penggabungan jaringan strorage/disk, penggabungan jaringan lapis kedua ( Layer 4-7 Switches ), dan tahapan terakhir adalah konsolidasi aplikasi.
Pakar perkembangan kota A.Rondenelly menyatakan bahwa efisiensi kota akan terjadi jika disertai dengan terbeloknya arus urbanisasi ke pinggiran kota. Pada era globalisasi gelombang ketiga sekarang ini pembelokan arus yang cukup signifikan adalah dengan cara menyediakan infrastruktur yang bisa melangsungkan virtual workspace (tempat kerja virtual). Tak bisa dimungkiri lagi, efisiensi telah menjadi faktor penting dalam pertumbuhan dan perkembangan kota. Pengelola kota harus memiliki kemampuan untuk menentukan ukuran optimal kota (ukuran di mana tingkat efisiensi mencapai puncaknya). Efisiensi ditentukan melalui produktivitas tenaga kerja. Ukuran kota, sebaran penduduk, dan kecepatan pergerakan merupakan unsur yang menentukan luas pasar tenaga kerja. Pasar tenaga kerja ini yang akan mengelaborasi produktivitas tenaga kerja dan menentukan tingkat efisiensi kota. Untuk itu dibutuhkan standar untuk menentukan tingkatan efisiensi kota. Jika belum ada standar bisa digunakan pembanding dengan kota lain. Berdasarkan data empirik diperoleh temuan bahwa tidak semua zona dalam kotaBandung mendukung tingkat efisiensi yang tinggi. Kota Bandung mempunyai potensi yang kuat pada daerah pinggiran kota untuk dikembangkan berbagai pusat sekunder atau pusat kerja.
Inisiatif smarter planet yang dipelopori oleh IBM mulai diadopsi oleh perusahaan multinasional, lembaga pemerintah hingga usaha perkebunan. Pemerintah kotaBandung bersama dengan pengembang perangkat lunak lokal bisa saja mengadopsi berbagai solusi dari smarter planet untuk memecahkan persoalan kota yang pelik. Seperti infrastruktur transportasi dan efektifitas budaya kerja warga kota. Masalah laten transportasi di kota Bandung sulit dipecahkan hanya dengan membenahi aspek fisik, seperti struktur jaringan jalan, manajemen lalu lintas, dan pelayanan angkutan umum. Namun, juga harus menyentuh aspek budaya kerja virtual atau virtual workspace. Aspek fisik harus dikelola dengan infrastruktur TI yang dinamis dan konsep virtual workspace juga harus menyentuh berbagai profesi warga kota. Tanpa terkecuali jajaran birokrasi pemerintahan yang sering hilir mudik di jalan hanya untuk urusan sepele. Konsep virtual workspace sebenarnya menjadi alternatif yang sangat menarik, karena membebaskan banyak orang untuk bisa bekerja dari manapun. Sekarang ini kita bisa bekerja di manapun seolah-olah kita sedang berada di kantor. Efek positif dari virtual workspace adalah warga kota bisa bekerja lebih efektif, lebih berenergi, dan terbebas dari kejenuhan. Pada situasi kerja saat ini teknologi informasi mampu menggeser makna sebuah pekerjaan dari suatu tempat menjadi suatu hasil. Berkat konvergensi TIK batasan geografis mulai hilang secara virtual dan menghadirkan komunikasi team dalam bekerja secara terdistributif. Serta berkolaborasi bersama melalui blogs, wiki, atau team workspaces.
Data menunjukkan bahwa kapasitas pelayanan jalan di kota Bandung baru sebatas kecepatan kendaraan kurang dari 25 km/jam. Hal itu sangat tidak sebanding dengan pertumbuhan kendaraan. Pada jam sibuk kemampuan bergerak kendaraan di kotaBandung hanya sekitar 15 km/jam. Akibatnya, bahan bakar yang digunakan lebih banyak. Selain itu penentuan rute angkutan kota juga belum berdasarkan analisa data spasial dan belum memakai smart traffic system untuk mengelola arus lalu lintas secara real time. Kota Bandung membutuhkan traffic prediction tools untuk memberikan prediksi mengenai kondisi lalu lintas dalam beberapa menit ke depan. Tak pelak lagi, smart traffic system merupakan bagian dari inisiatif smarter planet untuk memecahkan pemborosan yang luar biasa di jalan. Contoh pemborosan yang luar biasa itu antara lain adalah 45 persen dari kesibukan lalu lintas di New York ternyata adalah pengendara yang berputar-putar untuk mencari tempat parkir. Bahkan, disuatu area pusat bisnis di Los Angeles, usaha untuk mencari tempat parkir dalam setahunnya setara dengan 38 perjalanan keliling dunia yang membutuhkan 47 ribu gallon bahan bakar dan menimbulkan pencemaran udara berupa emisi CO2 sekitar 730 ton.
Krisis ekonomi global memberikan pelajaran berharga agar pengelola kota berani banting setir menuju pranata yang lebih cerdas dan efisien. Pranata tersebut akan diwarnai oleh fenomena yang menyangkut implikasi nilai bisnis wikinomics. Sebagai gambaran bahwa hingga saat ini sekitar 40 persen karyawan IBM tidak lagi bekerja di kantor tradisional. Mereka telah memakai virtual workspace atau ruang kerja Wikinomics. Dengan ruang kerja wikinomics komunikasi karyawan mengalir secara elektronik melalui berbagai perangkat kolaboratif. Kota Bandung yang semakin renta dan sarat masalah sosial perlu segera mengadopsi inisiatif smarter planet. Agar predikat sebagai kota yang cerdas dan efisien bisa segera terwujud.
Agar cerdas, Jika Anda ingin mencetak nilai bagus tanpa kehilangan terlalu banyak waktu yang berharga, maka Anda harus fokus pada bagaimana belajar pintar. Ini proses belajar semacam ini sangat ideal untuk mengalahkan takut ujian, dan menyelesaikan sem…
Blog ini dibangun untuk merangkum serakan pemikiran penulis yang telah terbit di berbagai media masa maupun yang belum. Bila dirangkum, serakan pemikiran tersebut bermaksud mendorong sikap berdikari untuk membangkitkan negri dan menggambarkan perjalanan yang tidak terlalu rumit untuk menuju negeri harapan. Pada tahap awal, mayoritas pemikiran difokuskan dalam hal peranan Teknologi Informasi untuk perbaikan daya saing bangsa ("Nation Driven Information, Communication, and Broadcasting Technology")
Semua karya cipta, baik yang berupa tulisan maupun software dapat terealisasi terutama karena "Rahmat dari Allah SWT" serta dukungan dari rekan-rekan saya dari ZamrudTechnology, Crayonpedia, eDemocracy & Governance Institute, dan eBroadcasting Institute. Semoga membawa manfaat bagi bangsa, negara, dan kemanusiaan.
BRAINVIT
January 6th, 2010 at 7:01 pm
Tiga Usaha Dasar Agar Cerdas
Agar cerdas, Jika Anda ingin mencetak nilai bagus tanpa kehilangan terlalu banyak waktu yang berharga, maka Anda harus fokus pada bagaimana belajar pintar. Ini proses belajar semacam ini sangat ideal untuk mengalahkan takut ujian, dan menyelesaikan sem…