Kompas Kamis, 4 Februari 2010

            Selain untuk membangun karakter bangsa olahraga sudah menjadi entitas industri yang memiliki nilai tambah yang signifikan. Meskipun prestasi olahraga secara nasional belum menggembirakan, namun negeri ini harus bisa mengembangkan riset dan industri peralatan olahraga. Apalagi dengan diberlakukannya ACFTA (Asean-China Free Trade Area), maka industri peralatan olahraga dalam negeri utamanya yang tergolong UMKM akan menghadapi serbuan produk murah dari RRC. Untuk memperkuat struktur industri peralatan olahraga domestik dibutuhkan kegiatan riset dan inovasi teknologi. Struktur industri kecil dan menengah yang selama ini memproduksi peralatan olahraga harus segera dibenahi dengan menginjeksi bantuan permodalan, penerapan teknologi dan proses bisnis yang lebih efektif. Tak bisa dimungkiri lagi konvergensi TIK ( Teknologi Informasi dan Komunikasi ) telah merubah praktik dan manajemen olahraga. Apalagi aplikasi internet khususnya e-Commerce juga semakin mewarnai event dan industri olahraga dunia. Pentingnya negeri ini mengembangkan infrastruktur sistem informasi olahraga (Sport System Information) yang berbasis web service. Yang bisa digunakan oleh organisasi olahraga, entitas industri, maupun masyarakat luas.

Tantangan pengembangan olahraga dimasa depan diwarnai dengan kemampuan suatu bangsa melakukan ristek dibidang olahraga. Ristek tersebut juga akan menumbuhkan industri olahraga serta melakukan banyak eksperimental tentang peralatan olahraga. Ada baiknya entitas industri di negeri ini belajar dari keberhasilan RRC dalam melakukan ekspor peralatan olahraga ke Amerika dan Eropa. Nilai ekspor itu tumbuh hinggga dua digit selama lima tahun terakhir. Selain itu industri peralatan olahraga RRC mampu melakukan strategi diferensiasi untuk bersaing dengan industri yang sudah memiliki nama besar. Jenis peralatan olahraga yang diekspor dari RRC antara lain peralatan golf, raket, sepatu roda dan skateboard, bola, olahraga musim dingin, perlengkapan olah raga air, perahu karet dan lain-lainnya. Struktur industri peralatan olahraga RRC sekitar 70 % dipasok  dari provinsi Guangdong, Zhejiang dan Jiangsu. Pemerintah RRC sedang berupaya agar desain dan produk peralatan olahraga seperti raket, bola, dan perlengkapan lain sesuai dengan standar Olimpiade. Entitas industri di negeri itu terus didorong untuk memproduksi peralatan olahraga dengan mempergunakan hasil riset tentang ilmu bahan atau material untuk alat-alat olahraga terutama yang berasal dari bahan komposit.

Perkembangan peralatan olahraga sangat dinamis berbanding lurus dengan perubahan dalam ilmu olahraga yang berlangsung secara cepat. Riset yang dilakukan oleh industri peralatan olahraga sekarang ini terfokus untuk mewujudkan Personal Protective Equipment (PPE). Tujuan riset adalah untuk mengidentifikasi karakteristik PPE yang penting bagi para atlet. Serta untuk memastikan kebutuhan mereka dan untuk menganalisa secara kualitatif maupun kuantitatif selama bermain. PPE sangat terkait dengan berbagai aspek seperti ergonomi, psikologi, dan ilmu olahraga. Riset dan industri peralatan olahraga dunia telah mengalami lompatan yang luar biasa. Hal itu ditandai dengan desain peralatan olahraga melalui riset yang melibatkan teknologi canggih. Seperti penggunaan perangkat desain dari Dassault Systemes yang terdiri dari aplikasi, layanan, dan metodologi yang membahas kebutuhan unik pelanggan di industri peralatan olahraga. Dengan menggunakan CATIA untuk membuat produk secara virtual, SIMULIA untuk simulasi realistis, DELMIA untuk digital manufaktur, ENOVIA untuk kolaborasi dan manajemen proses bisnis, dan 3DVIA untuk kepentingan konsumen. Perangkat Dassault Systemes didedikasikan untuk mendukung inovasi seluas-luasnya dalam industri peralatan olahraga, gedung/stadion, simulasi hingga games olahraga.  Selain itu teknologi virtual 3D dapat digunakan untuk mengoptimalkan kinerja peralatan atletik mulai dari sepatu lari hingga pakaian atlet. Dassault Systemes tidak hanya dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja atlet tetapi juga membantu meningkatkan tingkat kepuasan penonton didalam stadion. Bahkan, stadion Olimpiade Beijing didesain dengan bantuan Dassault ArupSport yang memiliki kemampuannya untuk mentransfer geometri yang kompleks menjadi model yang akurat. Selain itu teknologi Dassault Systemes Virtools yang diterapkan pada stadion sepak bola di Perancis memungkinkan penonton melakukan tour virtual 3D dalam stadion secara real-time dengan menggunakan teknologi Virtools. Teknologi tersebut membuat penonton bisa memilih sudut pandang yang strategis tanpa tergantung pada posisi tempat duduk.

Jenis riset lain yang cukup signifikan adalah desain dan manufaktur rumput buatan untuk stadion olahraga. Teknologi rumput buatan sangat membantu penyelenggaraan event olahraga. Teknologi rumput buatan dirancang memiliki sifat-sifat fisik seperti aslinya. Bahkan biaya perawatan bisa lebih murah daripada rumput alam. Dan sangat tepat untuk menghadapi jadwal kompetisi olahraga yang sangat padat. Riset tentang rumput buatan terus dilakukan hingga tercapainya standar Olimpiade yang mengharuskan adanya sifat-sifat seperti rumput asli. Konteks diatas dialami salah satu perusahaan rumput buatan Royal Ten Cate yang menyediakan produknya untuk keperluan Olimpiade di Beijing. Perusahaan itu harus menunjukkan standardisasi dan berbagai persyaratan uji. Seperti pengujian geser, redaman, energi restitusi, dan sebagainya dengan menggunakan alat khusus untuk mengukur karakteristik di lapangan. Selain itu juga dilakukan analisis dengan menggunakan metode Finete Element Models. Dengan menggunakan model komputer tersebut maka kombinasi berbagai faktor akan memberikan performa yang terbaik untuk proses manufakturing. Model komputer rumput buatan diuji dengan berbagai case, termasuk dampak dari bola dan juga atlet virtual yang merupakan duplikat efek dari pemain yang sebenarnya selama pertandingan berlangsung. Hasil tes model dibandingkan dengan kegiatan olahraga yang sesungguhnya untuk keperluan penyempurnaan produk rumput buatan. Fakta menunjukkan bahwa selama ini para atlet yang berlaga dalam berbagai event olahraga dunia tidak pernah mengeluh dan bermasalah dengan rumput buatan. Bahkan lapangan olahraga dengan rumput buatan jauh lebih mulus dibandingkan dengan aslinya. Hal itu pertanda bahwa dimasa mendatang riset dan industri peralatan olahraga perkembangannya sangat menggembirakan.

 *) HEMAT DWI NURYANTO, Chairman ZamrudTechnology, Alumnus UPS Toulouse Perancis

 

Share