Fenomena Ideagora

6 Dec 2008 In: Catatan

Rakyat menyambut dingin pengumuman daftar calon sementara (DCS). Apalagi daftar tersebut kurang memberikan gambaran sejati terhadap kapasitas caleg.  Strategi primitif dari parpol dan para caleg yang tengah jor-joran memasang bendera dan baliho semakin membuat rakyat jenuh. Dalam era wikinomics sekarang ini mestinya para politisi berusaha menjadikan partainya bercorak Ideagora, melakukan kampanye softpower serta mewujudkan rumah konstituen yang ramah dan menarik.

Tudingan ilmuwan sosial Julien Benda lewat karya termasyhurnya ”The Treason of the Intellectuals” ( Pengkhianatan Kaum Intelectual ) sepertinya masih cukup relevan untuk melukiskan tingkah laku sebagian politisi di negeri ini. Cukup banyak politisi yang terpilih menjadi anggota DPR atau DPRD yang kerjanya tidak profesional dan kurang optimal. Akibatnya, banyak persoalan bangsa yang tidak pernah tuntas. Bahkan, diantara mereka acapkali melakukan pengkhianatan terhadap konstituennya dalam bentuk korupsi, suap, hingga gaya hidup boros dan glamor. Rakyat juga melihat para anggota dewan selama ini lebih asyik mengurus hak-hak dan fasilitas pribadinya. Semua itu membuat kredibilitas atau citra politisi dan parpol sempat jatuh ke titik nadir.

 

Hingga saat ini corak atau narasi parpol kebanyakan masih bersifat normatif dan kurang sesuai dengan semangat jaman. Padahal, pada era wikinomics sekarang ini ada fenomena luar biasa yang disebut Ideagora. Fenomena itu mestinya bisa menjadi corak dari parpol. Secara harfiah parpol bercorak ideagora bisa diartikan sebagai partai politik yang berperan aktif sebagai pasar bagi gagasan, inovasi, dan pikiran unik yang sangat berkualitas bagi khalayak. Dalam bahasa Yunani kuno ideagora berasal dari akar kata agora. Yakni sebuah tempat yang menjadi pusat aktivitas politik dan perdagangan bagi warga Athena kuno. Dalam konteks wikinomics sekarang ini, ideagora memberikan fungsi yang spesifik karena memungkinkan gagasan, penemuan baru, dan keahlian ilmiah dunia dapat diakses dan dikembangkan lebih lanjut oleh perusahaan atau siapapun. Dalam konteks diatas perusahaan atau perseorangan dapat memanfaatkan kekuatan globalisasi untuk mencari pikiran unik berkualitas serta menemukan dan membangun produk dan jasa baru dengan lebih cepat dan efisien dibanding sebelumnya. Fenomena itu biasa disebut pasar ideagora, yang merupakan kolaborasi massal dari sebuah entitas yang disebut net generation.

 

Bisakah parpol bercorak ideagora diwujudkan di negeri ini ?

Share

Reungan Tentang Pemimpin, Penderitaan, dan Kedermawanan

18 Nov 2008 In: Catatan

Pemimpin itu empatik dengan penderitaan dan dermawan dalam memberikan bantuan - Imam Ali, Ghurar al-Hikam - JR

Share

Renungan Tentang Berbuat Baik dan Adil

14 Nov 2008 In: Catatan

Berbuat baik dimulai dari rumah sendiri, berbuat adil dimulai dari rumah tetangga. Charles Dickens

Share

Renungan Tentang Kepemimpinan

10 Nov 2008 In: Catatan

Rakyat tidak boleh menderita, Pemimpin yang harus menderita - Panglima Besar Soedirman

Share

Tentang Blog

Blog ini dibangun untuk merangkum serakan pemikiran penulis yang telah terbit di berbagai media masa maupun yang belum. Bila dirangkum, serakan pemikiran tersebut bermaksud mendorong sikap berdikari untuk membangkitkan negri dan menggambarkan perjalanan yang tidak terlalu rumit untuk menuju negeri harapan. Pada tahap awal, mayoritas pemikiran difokuskan dalam hal peranan Teknologi Informasi untuk perbaikan daya saing bangsa ("Nation Driven Information, Communication, and Broadcasting Technology")

Semua karya cipta, baik yang berupa tulisan maupun software dapat terealisasi terutama karena "Rahmat dari Allah SWT" serta dukungan dari rekan-rekan saya dari ZamrudTechnology, Crayonpedia, eDemocracy & Governance Institute, dan eBroadcasting Institute. Semoga membawa manfaat bagi bangsa, negara, dan kemanusiaan.