Pikiran Rakyat, 27 November 2007, oleh: Hemat Dwi Nuryanto
Pemeriksaan terhadap 480 laporan keuangan pemerintah daerah tahun 2006 oleh BPK ( Badan Pemeriksa Keuangan ) hasilnya sangat menyedihkan. Dari sejumlah itu hanya ada tiga daerah yang menyandang opini paling tinggi atau wajar tanpa pengecualian terhadap laporan keuanganya. Read the rest of this entry »
Kontan 12 November 2007, oleh: Hemat Dwi Nuryanto
Pemilu di Indonesia telah melahirkan paradoks. Biayanya sangat mahal tetapi menggunakan teknologi pemungutan suara yang kurang efisien. Bahkan boleh dibilang masih ?primitif? ketika kita bandingkan dengan negara lain. Para elite politik yang merancang UU Pemilu tetap saja mengidap sindrom katak dalam tempurung. Karena belum berani melakukan trobosan dalam hal teknologi pemungutan suara. Kalkulasi pemerintah terhadap kebutuhan dana untuk melaksanakan Pemilu 2009 mencapai Rp 17 triliun. Meskipun telah memangkas jumlah anggaran yang diusulkan Komisi Pemilihan Umum yang mencapai Rp 22,3 triliun. Namun, hal itu belum menggembirakan rakyat. Pasalnya, cara pangkas pemerintah itu belum bersifat sistemik dan masih menyisakan kerawanan dalam tahapan pemilu. Read the rest of this entry »
Kontan 06 November 2007, oleh: Hemat Dwi Nuryanto
Hingga kini kita masih penasaran dengan Tesis Paul Krugman, kolumnis The New York Time dan Professor dari Princeton University, Stanford dan MIT. Yang pada intinya menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada prinsipnya lebih banyak disebabkan oleh perasan keringat, bukan oleh kedigdayaan otak dari segenap eksponen bangsa. Lebih lanjut, pertumbuhan ekonomi selama ini terjadi karena penambahan input berupa akumulasi modal dan tenaga kerja, dan bukannya peningkatan output. Read the rest of this entry »
Share
Pikiran Rakyat, 3 November 2007, Oleh : Hemat Dwi Nuryanto
Berbagai elemen sosial-politik begitu antusias menjaring calon kepala daerah yang akan bertarung dalam Pilkada. Namun, spesifikasi calon yang dikemukakan serba pragmatis dan masih sebatas kepentingan instan partai politik. Padahal, untuk menghadapi tantangan kedepan dibutuhkan profil kepala daerah yang berwatak inovatif. Karena keterbatasan sumber daya, kompleksitas masalah kependudukan, ancaman bencana alam dan semakin kerasnya persaingan global hanya bisa diatasi dengan langkah-langkah yang inovatif. Dimasa yang akan datang kepala daerah harus mampu meningkatkan kapasitas inovatif di daerahnya. Juga pentingnya pengukuran kapasitas dan penguatan sistem inovasi dalam berbagai bidang. Read the rest of this entry »
Share Blog ini dibangun untuk merangkum serakan pemikiran penulis yang telah terbit di berbagai media masa maupun yang belum. Bila dirangkum, serakan pemikiran tersebut bermaksud mendorong sikap berdikari untuk membangkitkan negri dan menggambarkan perjalanan yang tidak terlalu rumit untuk menuju negeri harapan. Pada tahap awal, mayoritas pemikiran difokuskan dalam hal peranan Teknologi Informasi untuk perbaikan daya saing bangsa ("Nation Driven Information, Communication, and Broadcasting Technology")
Semua karya cipta, baik yang berupa tulisan maupun software dapat terealisasi terutama karena "Rahmat dari Allah SWT" serta dukungan dari rekan-rekan saya dari ZamrudTechnology, Crayonpedia, eDemocracy & Governance Institute, dan eBroadcasting Institute. Semoga membawa manfaat bagi bangsa, negara, dan kemanusiaan.